Apresiasi Ketaatan Warga PSHT Tertib Berlalu Lintas

Aparat kepolisian sejak awal sudah memperingatkan bagi para pendekar silat dalam menggelar tradisi mereka di bulan Muharam/Syuro ini secara tertib berlalu-lintas ketika berangkat ataupun pulang dari padepokan mereka masing-masing. Kalau tidak, penegakan hukum tetap akan dilakukan oleh kepolisian terhadap para oknum pendekar silat yang terkesan bandel dengan melanggar tata tertib lalu lintas.

Seperti yang dilakukan Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin sejak awal sudah memperingatkan dengan keras akan melakukan penindakan jika terbukti ada pendekar silat melanggar aturan lalu lintas di jalan raya. Disisi lain untuk warga atau pendekar silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pihaknya mengapresiasi positif atas kepedulian terhadap ketertiban lalu-lintas baik keberangkatan maupun kepulanganya dari lokasi pengesahan.

“Secara umum memasuki bulan Syuro yang identik dengan beberapa acara maupun kegiatan perguruan silat mereka cukup mematuhi semua aturan lalu-lintas. Seperti saudara kita dari PSHT selama ini mereka mentaati semua ketentuan berkendara meskipun ada satu dua yang melakukan pelanggaran dijalan,” terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin via Telefon, Senin (25/09).

Dia memberikan satu contoh selama prosesi pengesahan pendekar PSHT masing-masing ranting baik menuju maupun kepulanganya dari padepokan PSHT Cabang Ngawi Jalan Bernadib memasuki hari ketiga ini cukup kondusif serta aman. Hanya 10 persen saja yang melakukan pelanggaran tertib lalu-lintas seperti tidak dilengkapi surat kelengkapan berkendara maupun tanpa helm demikian juga knalpot brong.

“Dibanding tahun lalu untuk saat ini pelanggaran lalu-lintas yang dilakukan para pendekar silat bisa ditekan semaksimal mungkin. Terbukti hanya 10 persen saja yang melakukan pelanggaran tetapi apabila ditemukan lagi mereka melanggar ya tetap ditilang terutama tanpa dilengkapi helm maupun sengaja memasang knalpot diluar standar atau brong,” jelasnya. (pr)

Monday, September 25, 2017 - tanpa komentar

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar