Manfaat Sutet Dalam Menyalurkan Energi Listrik

Manfaat Sutet Dalam Menyalurkan Energi Listrik – Tahukah Anda apa itu Sutet ? Sutet atau Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi merupakan media pendistribusian listrik oleh PLN berupa kabel dengan tegangan listriknya dinaikkan hingga mencapai 500kV yang ditunjukkan untuk menyalurkan listrik dari pusat pembangkit listrik menuju pusat-pusat beban yang jaraknya sangat jauh. Lalu, apa manfaat sutet dalam menyalurkan energi listrik ? Manfaat adanya sutet energi listrik menuju pusar2 beban / konsumen dengan cara yang efisien.
Manfaat Sutet Dalam Menyalurkan Energi Listrik
Dalam menyalurkan energi listrik tersebut terdapat radiasi medan magnet maupun radiasi medan listrik yang sangat membahayakan. Di Indonesia, SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) didefinisikan sebagai saluran atau hantaran udara untuk mentransmisikan daya elektrik pada tegangan 500.000 Volt (500 kV). Tegangan setinggi ini diperlukan untuk menekan susut daya dan susut tegangan di saluran transmisi yang panjang. Tegangan ekstra tinggi 500 kV banyak dipakai di Eropa dan Asia. Tegangan ultra tinggi 765 kV dan 1.100 kV dipakai di Amerika dan Rusia. Pada tegangan yang sangat tinggi ini, saluran udara dipilih karena biaya konstruksinya jauh lebih murah dibanding bila menggunakan kabel bawah tanah

Manfaat Sutet dan Dampaknya


Salah satu kemajuan Teknologi dalam bidang pembangkit tenaga Listrik adalah SUTET atau Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi. Contoh  SUTET yang menghubungkan daerah KAL-TENG dan KAL-SEL. Tanpa adanya SUTET, kita tentunya tidak dapat menikmati listrik seperti sekarang ini. Berdasarkan sistem transmisi dan kapasitas tegangan yang disalurkan terdiri:

1. Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 200kV-500kV


Pada umumnya saluran transmisi di Indonesia digunakan pada pembangkit dengan kapastas 500 kV. Dimana tujuannya adalah agar drop tegangan dari penampang kawat dapat direduksi secara maksimal, sehingga diperoleh operasional yang efektif dan efisien.  Akan tetapi terdapat permasalahan mendasar dalam pembangunan SUTET ialah konstruksi tiang (tower) yang besar dan tinggi, memerlukan tanah yang luas, memerlukan isolator yang  banyak, sehingga memerlukan biaya besar. Masalah lain yang timbul dalam pembangunan SUTET adalah masalah sosial, yang akhirnya berdampak pada masalah pembiayaan.

2.  Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 30kV-150kV


Pada saluran transmisi ini memiliki tegangan operasi antara 30kV sampai 150kV. Konfigurasi jaringan pada umumnya single atau doble sirkuit, dimana 1 sirkuit terdiri dari 3 phasa dengan 3 atau 4 kawat. Biasanya hanya 3 kawat dan penghantar netralnya diganti oleh tanah sebagai saluran kembali. Apabila kapasitas daya yang disalurkan besar, maka penghantar pada masing-masing phasa terdiri dari dua atau empat kawat (Double atau Qudrapole) dan Berkas.

3.  Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 30kV-150kV


Saluran kabel bawah tanah (underground cable), saluran transmisi yang menyalurkan energi listrik melalui kabel yang dipendam didalam tanah. Kategori saluran seperti ini adalah favorit untuk pemasangan didalam kota, karena berada didalam tanah maka tidak mengganggu keindahan kota dan juga tidak mudah terjadi gangguan akibat kondisi cuaca atau kondisi alam. Namun tetap memiliki kekurangan, antara lain mahal dalam instalasi dan investasi serta sulitnya menentukan titik gangguan dan perbaikkannya.
Untuk saluran transmisi tegangan tinggi, dimana jarak antara menara/tiang berjauhan, maka dibutuhkan kuat tarik yang lebih tinggi, oleh karena itu digunakan kawat penghantar ACSR.  Kawat penghantar alumunium, terdiri dari berbagai jenis, dengan lambing sebagai berikut :
  1. AAC (All-Alumunium Conductor), yaitu kawat penghantar yang seluruhnya terbuat dari alumunium.
  2. AAAC (All-Alumunium-Alloy Conductor), yaitu kawat penghantar yang seluruhnya terbuat dari campuran alumunium.
  3. ACSR (Alumunium Conductor, Steel-Reinforced), yaitu kawat penghantar alumunium berinti kawat baja.
  4. ACAR (Alumunium Conductor, Alloy-Reinforced), yaitu kawat penghantar alumunium yang diperkuat dengan logam campuran.
Baca Juga Saluran Transmisi Berdasarkan Tegangan
Dengan SUTET PLN dapat menyalurkan energi listrik dari pusat pembangkit menuju pusat beban  (pelanggan) yang jarak Ratusan kolimeter dengan efisien. Hal tersebut dilakukan dengan menaikkan tegangan hingga mencapai 500 kV.

Dengan tegangan yang ekstra tinggi tentunya juga menimbulkan berbagai dampak Negatif bagi masyarakat yang tinggal sekitar 200 m dari Tiang SUTET. dan diantaranya sebagai berikut :
  1. Munurut Penelitian sekitar 70% anak anak penderita penyakit Leokimia berasal dari masyarakat yang tempat tinggalnya disekitar SUTET.
  2. Dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada penduduk, yaitu Elektrical Sensitivity berupa keluhan Sakit kepala (headache), Pening (dizziness) dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome).

Dampak Sutet 


Dampak akan sutet diatas merupakan hasil penelitian oleh beberapa Peneliti, Namun ada juga penelitian yang menyatakan Bahwa Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi itu aman bagi masyarakat sekitar, karena tidak ditemukan dampak negatif atau keluhan dari masyarakat sekitar.

Berbagai macam kekhawatiran muncul akan dampak sutet terhadap kesehatan bagi penduduk yang tinggal di wilayah yang dilewati jalur saluran transmisi tersebut. Sehingga kita harus mengetahui apa akibat yang ditimbulkan oleh saluran transmisi tersebut. Dalam beberapa waktu terakhir, demo tentang keberadaan sutet marak terjadi. Banyak masyarakat yang tinggal di sekitar sutet mengeluhkan timbulnya bermacam penyakit. Benarkah keberadaan sutet berbahaya bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Penutup


Demikian penjelasan tentang Manfaat Sutet Dalam Menyalurkan Energi, dimana  Salah satu kemajuan Teknologi dalam bidang pembangkit tenaga Listrik adalah sutet atau Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi. Semoga bermanfaat dan terima kasih. 

Wednesday, October 03, 2018 - tanpa komentar

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar