Instalasi Dasar Listrik pada Rumah

Instalasi Dasar Listrik Rumah – Berbicara tentang instalasi listrik, rata-rata kita hanya bisa tahu arti dari instalasi tersebut tetapi, kita tidak tahhu bagaimana cara aturan dan pemakaian yang benar.  Kita tidak tau bagaimana bahaya dari itu, sehingga hal itu menyebabkan pengaruh yang buruk terhadap cara dan penggunaan instalasi listrik. Tapi, bagi Anda yang belum paham apa itu lnstalasi listrik, berikut penjelasannya.

Instalasi Dasar Listrik pada Rumah


A. Pengertian Instalasi Listrik

Arti Intalasi Listrik adalah suatu bagian penting yang terdapat dalam sebuah bangunan gedung , yang berfungsi sebagai penunjang kenyamanan penghuninya. PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik). Alat yang digunakan instalasi listrik adalah alat-alat yang dipergunakan dalam pemasangan instalasi listrik oleh para instalator agar pemasangan menjadi baik, rapih dan menjamin keselamatan baik pada pekerja maupun pada pemakai listriknya.


B. Peraturan Umum Instalasi Listrik

Berikut peraturan umum instalasi listrik, yaitu::
  1. Sistem penyaluran dan cara pemasangan instalasi listrik di Indonesian harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh PUIL (Peraturan umum Instalasi Listrik) yang diterbitkan tahun 1977, kemudian direvisi tahun 1987 dan terakhir tahun 2000.
  2. Sisteminstalasi listrik yang dimulai dari sumber listrik (tegangan, frekwensi), peralatan listrik, cara pemasangan, pemeliharaan dan keamanan, sudah diatur dalam PUIL.

Baca Juga Pengertian Rangkaian Listrik dan Paralel

C. Instalasi Rumah Tinggal

Sebelumnya terlebih dahulu untuk pemasangan suatu instalasi listrik harus dibuat gambar-gambar rencananya berdasarkan denah bangunan, dimana instalasinya akan dipasang jika spesifikasinya dan syarat-syarat pekerjaan yang diterima dari pihak bangunan / pemesan. Lihat juga spesifikasi dan syarat pekerjaan ini menguraikan syarat yang harus dipenuhi pihak pemborong, antara lain mengenai pelaksanaannya material yang digunakan, waktu penyerahannya dan sebagainya.

Adapun material instalasi listrik yang harus di siapkan adalah sebagai berikut:

  1. Kabel Asapan ukuran 6 mm, kabel aspan wajib menggunakan ukuran sekecil kecil nya adalah 6 mm di kerenakan semua beban pemakaian listrik akan di pikul sendiri oleh kabel aspan.
  2. Kabel stop kontak ukuran 2,5 mm, ukuran kabel untuk stop kontak adalah 2,5 mm ukuran standard instalasi listrik rumah
  3. Kabel instalasi switch / saklar dan lampu ukuran 1,5 mm
  4. Stop kontak dan switch masing masing 5 unit
  5. Box stop kontak minimal 10 unit, akan lebih baik jika box stop kontak di sediakan lebih dari 10 unit
  6. Satu unit box MCB dan tiga unit mcb / breaker kapasitas 10 ampere, besar ampere di sesuaikan dengan kebutuhan bangunan / rumah
  7. Pipa penutup kabel dan flexible secukup nya untuk melindungi kabel instalasi dari gigitan tikus dan gangguan alam lainnya.


D. Cara Pemasangan Instalasi Listrik 1 Phase dihubungkan pada Lampu dan Saklar

Fungsi Lampu dalam Instalasi Listrik adalah sebagai sumber penerangan. Sedangkan fungsi Saklar dalam Instalasi Listrik 1 Phase adalah untuk memutus dan menyambungkan arus listrik menuju peralatan, biasanya dihubungkan ke lampu. Sehingga kita bisa menyalakan atau mematikan lampu.
Saklar terdiri dari 2 jenis, yaitu:

Saklar Tunggal (1 buah saklar dengan 1 buah tombol untuk menyalakan 1 buah lampu) dan Saklar Seri (1 buah Saklar yang berisikan beberapa tombol untuk menyalakan/mematikan beberapa lampu secara terpisah).

Penutup

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang Instalasi dasar listrik pada rumah, dimana  fungsi Instalasi Listrik yaitu untuk mempermudah pemasangan pada insalasi listrik.komponennya. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Thursday, August 09, 2018 - tanpa komentar

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar