Dampak Sutet Bagi Kesehatan dan Cara Mengatasinya

Dampak Sutet Bagi Kesehatan  dan Cara Mengatasinya -  Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi atau disebut juga SUTET merupakan pengalir listrik tinggi, yang dapat menimbulkan radiasi berbahaya bagi manusia, dengan tegangan 550 kV atau sekian juta kali dari tegangan listrik rumahan. Meski sudah banyak penjelasan mengenai efek negatif rumah di sekitar Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), masih banyak orang yang membangun rumah area tersebut.
Dampak Sutet Bagi Kesehatan dan Cara Mengatasinya

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman menjelaskan, bahwa ada banyak bahaya yang bisa ditimbulkan bila berada terlalu dekat dengan menara atau pun kabel SUTET, salah satunya ancaman tersengat listrik bertegangan tinggi.‎ Wilayah yang layak untuk dibangun saluran listrik ini sebenarnya sudah ditentukan. Sehingga ada istilah "Jarak Bebas Minimum", dimana tidak ada penduduk yang menetap atau tinggal di sekitar area tersebut.

Dampak Sutet


Listrik yang ada di sekitar SUTET akan menghasilkan energi magnetik yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia bila terpapar terlalu sering. Sebuah penelitian yang dilakukan Dr. Gerald Draper dari Oxford University, menyebutkan bahwa gangguan kesehatan riskan dialami oleh anak-anak dan perempuan. Berikut dampak sutet, antara lain :

1. Leukimia


 Sumsum tulang mampu menghasilkan sel-sel darah putih (leukosit) yang berperan dalam sistem imunitas, sehingga tubuh punya kemampuan untuk melawan infeksi. Paparan radiasi SUTET dapat memicu penyakit leukemia, yaitu sejenis kanker yang menyerang leukosit. Dr.Gerald Draper beserta tim peneliti dari "Chilhood Cancer Research Group" di Oxford University menemukan fakta bahwa risiko leukemia meningkat sebesar 70 persen pada bayi yang lahir di wilayah dekat aliran voltase tinggi (kurang dari 200 m). Bahkan, penelitian tersebut menemukan 400 kasus leukemia dalam satu tahun. Kasus penyakit ini tidak terjadi pada mereka yang bermukim, 600 meter dari area tersebut.

2. Kanker


SUTET mampu menimbulkan radiasi gelombang elektromagnetik yang sangat kuat. Radiasi ini dapat memicu pertumbuhan sel abnormal dan tidak terkendali. Pastinya anda dapat menebak apa yang terjadi. Kerusakan sel sehat yang disebabkan oleh tumor ganas.

3. Cacat pada bayi


Radiasi gelombang elektromagnet yang dihasilkan oleh SUTET juga dapat menyebabkan penyimpangan genetik pada bayi, sehingga dapat menimbulkan penyesalan bagi orang tua.

4. Electrical sensitivity


Dr. Anies, M.Kes pada tahun 2004 pernah mengatakan bahwa radiasi SUTET dapat mengakibatkan kondisi medis yang disebut Electrical sensitivity. Penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala seperti pusing, sakit kepala, dan keletihan kronis. 

5. Limfoma


 Pada tahun 1979, dua ilmuwan yang bernama Wertheimer dan Leeper mengemukakan teori bahwa paparan medan elektromagnetik dari SUTET dapat mengakibatkan risiko penyakit limfoma, penyakit kulit, ketidak-suburan pada pria, dan mudah marah (emosi tidak stabil).

Cara Mengatasi Bahaya Radiasi SUTET


Berikut cara mengatasi bahaya radiasi SUTET, antara lain:
  1. Pasang langit-langit (plafon) di bawah atap rumah.
  2. Hindari membangun rumah dekat area jaringan listrik tinggi. Jaga kesehatan keluarga anda, apalagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
  3. Gunakan lembaran logam sebagai atap rumah, sehingga terhubung dengan tanah.
  4. Hindari berada di luar rumah saat malam hari.
  5. Tanam berbagai jenis bunga sebanyak mungkin di sekitar rumah.  Pepohonan hijau juga baik untuk mengurangi dampak buruk dari radiasi SUTET.
  6. Tanamlah daun lidah mertua (sansivieria).  Selain mampu menyerap 107 polutan, radiasi yang berasal dari gelombang elektro magnetik pun dapat diserap olehnya.

Baca Juga  Manfaat Sutet Dalam Menyalurkan Energi Listrik

Patut diketahui juga, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) telah menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 18/2015 menggantikan aturan sebelumnya, yakni Peraturan Menteri ESDM Nomor 01.P/47/M.PE/1992 tentang ruang bebas dan jarak bebas minimum pada SUTET. Berikut adalah rincian jarak amannya.
  1. SUTT 55 KV jenis tiang baja memiliki ruang bebas 4 meter
  2. SUTT 66 KV jenis tiang beton memiliki ruang bebas 4 meter
  3. SUTT 66 KV jenis menara memiliki ruang bebas 7 meter
  4. SUTT 150 KV jenis tiang baja memiliki ruang bebas 7 meter
  5. SUTT 150 KV jenis tiang baja memiliki ruang bebas‎ 6 meter
  6. SUTT 150 KV jenis tiang beton memiliki ruang bebas 5 meter
  7. SUTT 150 KV jenis menara memiliki ruang bebas 10 meter
  8. SUTET 275 KV jenis Sirkit Ganda memiliki ruang bebas 13 meter
  9. SUTET 500 KV jenis Sirkit Tunggal memiliki ruang bebas 22 meter
  10. SUTET ‎500 KV jenis Sirkit Ganda memiliki ruang bebas 17 meter
  11. SUTTAS 250 KV memiliki ruang bebas 14 meter
  12. SUTTAS 500 KV memiliki ruang bebas 18 meter.

Kesimpulan


Demikian yang dapat kami bagikan tentang Dampak Sutet, dimana Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman menjelaskan, bahwa ada banyak bahaya yang bisa ditimbulkan bila berada terlalu dekat dengan menara atau pun kabel SUTET, salah satunya ancaman tersengat listrik bertegangan tinggi. Semoga bermnafaat dan terima kasih.

Wednesday, October 24, 2018 - tanpa komentar

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar