Mana Yang Lebih Untung? Listrik Berlangganan atau Listrik Menggunakan Token


Listrik Berlangganan atau Listrik Mengunakan Token - Listrik merupakan kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan keberadaanya. Bahkan diketahui pula karena listriklah perekonomian di sebuah wilayah bisa berkembang. Usaha kecil menengah hingga perusahaan berskala internasional sekalipun membutuhkan listrik.

Mana Yang Lebih Untung? Listrik Berlangganan atau Listrik Menggunakan Token

Saat ini listrik memiliki dua layanan yaitu listrik pra bayar atau listrik pintar. Yang juga lebih dikenal juga dengan sebuatan pulsa/token listrik. Layanan yang berikutnya adalah listrik pascabayar yang sudah dikenal lebih dahulu. Di mana layanan pascabayar identik dengan sebutan listrik berlangganan.

Lantas, manakah yang sebetulnya yang lebih menguntungkan bagi konsumen, apakah listrik berlanganan atau listrik menggunakan token, keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Dan berikut ini beberapa penjelasannya.

Listrik Prabayar


  • Pada listrik jenis ini, pengguna listrik akan lebih mudah mengendalikan dan memantau jumlah pemakaiannya sehari-hari.
  • Dengan menggunakan pulsa, artinya pelanggan bisa menentukan jumlah pulsa yang akan dibeli. Nilainya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan pendapatan tentunya
  • Perbedaan lain antara listrik berlangganan atau listrik menggunakan token juga jelas terlihat pada jumlah tagihan. Di mana pada listrik pra bayar tidak akan dikenakan denda karena terlambat membayar.
  • Untuk mendapatkan token atau pulsa listrik, pelanggan juga bisa mendapatkannya dengan mudah di mana saja. Tidak hanya di gerai atau loket pembayaran listrik, namun juga bisa bisa dibeli melaui mesin ATM atau mendapatkannya secara online.
  • Listrik prabayar juga sepertinya lebih menguntungkan pelanggan listrik, terutama bila rumah atau bangunan yang disewakan tidak dalam keadaan digunakan. Di mana listrik bisa dimatikan hingga tidak menghabiskan pulsanya.

Disini Anda sudah bisa melihat dan membandingkan. Manakah yang lebih menguntungkan, antara listrik berlangganan atau listrik menggunakan token. Selanjutnya, Anda bisa melihat juga kelebihan lain dari listrik pascabayar.

Listrik Pascabayar


  • Listrik pascabayar adalah cara berlangganan listrik, di mana pelanggannya harus melakukan pembayaran setiap bulannya. Tagihan harus dibayar sebelum melewati tanggal 20, bila lebih dari itu, maka akan ada denda yang harus dibayar.
  • Memilih menggunakan listrik berlangganan juga sebetulnya tidak repot karena tidak harus mengontrol dan membeli pulsa bila tiba-tiba listrik mati.
  • Pelanggan bisa menggunakan sebanyak mungkin listrik yang dibutuhkan tanpa harus takut kehabisan pada saat digunakan.
  • Litrik berlangganan atau listrik menggunakan token juga memiliki perbedaan pada privasi. Di mana pada listrik berlangganan, petugas akan masuk ke dalam rumah atau pagar untuk melakukan pengecekan listrik. Lain halnya dengan listrik pintar yang tidak memerlukan pengecekan petugas PLN.

Nah, itulah perbedaan yang cukup terlihat jelas. Hingga Anda bisa menentukan mana yang lebih menguntungkan, apakah listrik berlangganan atau listrik menggunakan token yang paling pas untuk kebutuhan Anda. Namun yang jelas, keduanya tetap memerlukan instalasi kelistrikan yang benar.

Maintenance semua instalasi listrik juga sebaiknya dilakukan secara berkala. Setiap 5 tahun sekali sebaiknya ganti semua instalasi kelistrikan agar terhindar dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan seperti, kebakaran atau ledakan misalnya. Hal tersebut terjadi biasanya karena kabel-kabel yang aus atau hal-hal sepele lainnya, seperti digigit tikus misalnya.

Sebaiknya Anda memanfaatkan jasa tukang listrik yang memang sudah berpengalaman dan tentunya bisa dipanggilkan kapanpun, juga terutama saat Anda membutuhkannya. Mereka akan melakukan pengecekan dengan serta memberikan saran terbaik atas instalasi yang sedang di cek.

Jika Anda sudah menentukan mana yang akan dipilih antara listrik berlangganan atau listrik token. Maka langkah selanjutnya adalah, mengunjungi kantor PLN terdekat. Pastikan Anda membawa dokumen lengkap, seperti;

Baca Juga

  • Fotocopy kartu identitas yang masih berlaku, baik itu KTP ataupun SIM
  • Gambar denah atau peta lokasi rumah
  • Surat kuasa bila pengajuan pemasangan tidak dilakukan oleh pemilik bangunan/rumah
  • Membayar biaya instalasi

Setelah semua dokumen dan persyaratan dipenuhi. Biasanya Anda akan diminta untuk melengkapi berkas-berkas administrasi permohonan sambungan listrik PLN baru. Kemudian petugas akan segera melakukan survei ke lokasi.

Selanjutnya Anda akan diminta membayar biaya penyambungan instalasi listrik. Dan terakhir, Anda akan diminta untuk membubuhkan tanda tangan pada SPJBTL atau Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik. Setelah semua proses dilakukan baru pemasangan listrikpun akan dilakukan.

Sebagai bahan pertimbangan akhir, sebelum Anda memutuskan untuk memilih listrik berlangganan atau listrik menggunakan token. Anda sebaiknya tahu berapa jumlah biaya yang harus disediakan. Di mana, Anda harus menyediakan biaya kurang lebih Rp. 1.200.000an. Biaya tersebut sudah termasuk biaya guna penyambungan atau BP, kemudian UJL atau uang jaminan sebagai langganan juga biaya materai.

Sementara untuk listrik menggunakan token, Anda harus menyediakan token listrik perdana. Minimal token atau stroom perdananya hanya RP.5.000,- saja. Untuk proses daftar pemasangan baru juga bisa dilakukan secara online dengan mengunjungi website resmi PLN dan prosesnya juga terhitung cukup mudah.

Sunday, August 25, 2019 - tanpa komentar

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar