Inilah Hal Penting yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mati Listrik


Inilah Hal Penting yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mati Listrik – Hampir di seluruh bumi ini membutuhkan energi untuk membantu kehidupan manusia. Seperti yang diketahui masyarakat umum, listrik sudah menjadi kebutuhan utama. Matinya aliran listrik ini tentunya akan mengganggu berbagai aktivitas manusia di banyak sektor. Mulai dari pendidikan, perekonomian, hingga sector kesehatan kini hampir semuanya bergantung pada aliran listrik sebagai sumber aliran daya.
Inilah Hal Penting yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mati Listrik

Bahkan dalam sebuah masalah kedaulatan sebuah negara, peranan listrik saat ini memang sangat diprioritaskan. Bahkan sampai dijadikan sebagai tolak ukur suatu keberhasilan negara tersebut. Dan hal tersebut bukanlah berlebihan, karena memang faktanya listrik memang sangat dibutuhkan di setiap pelosok negara. Mulai dari hal-hal yang kecil seperti alat rumah tangga, penerangan desa, perekonomian, transportasi dan lain sebagainya kini sudah bergantung dari sumber daya listrik untuk dapat menjalankanya.

Kepanikan yang muncul saat menghadapi mati listrik ini sering mengakibatkan sembilan hal penting di bawah ini menjadi terabaikan. Padahal beberapa diantaranya dapat memicu bahaya lanjutan. Yuk, simak penjelasannya!

Cabut Kabel


Jika aliran listrik mati, maka sebaiknya cabut semua kabel yang terpasang pada terminal listrik. Segera cabut semua kabel yang masih dalam posisi yang menancap pada terminal listrik. Cara ini dapat mengurangi potensi terjadinya hubungan arus pendek saat listrik kembali menyala.

Matikan Alat Elektronik 


Lakukan juga hal yang sama pada alat elektronik lain yang sedang dalam posisi dioperasikan saat mendadak mati listrik. Klik tombol off pada elektronik seperti televisi, kipas angin, atau AC. Cara ini juga sebaiknya dilakukan untuk menghindari terjadinya hubungan arus pendek saat listrik menyala kembali.

Biarkan Satu Lampu dalam Posisi Menyala


Setelah semua alat elektronik dimatikan atau diputus daya, maka sisakan satu lampu agar tetap menyala sebagai tanda saat listrik sudah mengalir kembali. Apalagi jika listrik padam atau mati terjadi di malam hari, nyalanya lampu bisa menjadi penanda.

Minimalisir Penggunaan Lilin atau Cahaya dari Api 


Baca Juga 

Penggunaan lilin atau api yang digunakan sebagai sumber penerangan saat mati listrik di malam hari sangat tidak disarankan. Potensi bahayanya akan relatif besar, dapat menyebabkan kebakaran jika mengenai barang yang mudah terbakar di sekitarnya. Sebaiknya pilih senter atau lampu emergency sebagai sumber penerangan. Namun gunakan seperlunya saja jika butuh bergerak atau mencari sesuatu. Perbanyak diam di satu tempat jika terjadi mati listrik yang berkepanjangan saat malam hari.

Minimalisir Kegiatan Berkendara di Jalan Raya 


Matinya aliran listrik juga dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Lampu lalu lintas hingga palang pintu kereta otomatis tidak dapat beroperasi untuk sementara waktu. Alhasil, lalu lintas yang ada di jalan-jalan besar akan sedikit kacau dan terganggu. Meminimalisir kegiatan untuk berkendara bisa menjadi solusi. Apalagi jika listrik padam terjadi di malam hari, minimnya penerangan juga dapat berbahaya bagi pengendara.

Biarkan Kulkas dalam Kondisi Tertutup Rapat


Orang-orang pada zaman dahulu memiliki kebiasaan unik yaitu segera membuka pintu kulkas saat mati listrik. Ada tidak orangtua, nenek, atau kerabat Anda yang masih melakukan hal ini? Entah apa kegunaannya secara pasti, sesungguhnya membiarkan kulkas dalam keadaan tertutup rapat saat listrik padam atau mati justru mendatangkan keuntungan. Suhu dingin di dalam kulkas dapat bertahan setidaknya hingga 3-4 jam. Cukup untuk menjaga kondisi bahan makanan yanga ada di dalamnya, apalagi untuk daging atau ASIP (ASI Perah) yang mudah membusuk.

Keluarkan Bahan Makanan yang Mudah Busuk dari Kulkas


Jika aliran listrik mati terjadi lebih dari tiga jam, keluarkan bahan makanan yang mudah busuk dari dalam kulkas. Pindahkan ke stirofoam atau cooling box yang sudah diisi dengan es batu. Makanan ini juga tidak disarankan untuk dikonsumsi kembali, apalagi daging, susu murni, atau yoghurt. Bakteri yang tumbuh akibat perubahan suhu tidak bisa seketika hilang dengan proses pemasakan.

Nyalakan Api di Ruangan Terbuka untuk Menghindari Kebakaran


Jika Anda atau anggota keluarga lainnya perlu menyalakan api saat terjadi mati listrik, maka usahakan di tempat terbuka atau memiliki sirkulasi udara yang baik. Minimnya pencahayaan nantinya akan membatasi ruang gerak sehingga menambah potensi bahaya saat menyalakan api.

Setelah Listrik Mengalir Kembali, Sebaiknya Nyalakan Alat Elektronik Satu per Satu


Langkah yang satu ini sering diabaikan setelah listrik kembali menyala. Semua peralatan elektronik akan langsung dinyalakan dalam waktu bersamaan. Hal ini dapat mengakibatkan arus listrik yang mengalir menjadi terlalu besar di satu waktu. Sebaiknya, nyalakan peralatan elektronik satu per satu mulai dari yang paling penting terlebih dahulu. Cara ini terbilang cukup efektif untuk menghindari terjadinya hubungan arus pendek.

Itulah beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan saat mati listrik. Beberapa nampak sepele namun ternyata cukup penting dan lebih baik diperhatikan agar keselamatan lebih terjaga serta lebih menghemat pemakaian listrik. Dari kesembilan hal penting di atas, manakah yang masih sering Anda abaikan?

Thursday, August 22, 2019 - tanpa komentar

0 komentar untuk artikel ini. Ingin berkomentar?

Emoticon Emoticon

Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar