Tukang-listrik.com - Dalam dunia kelistrikan, Apa itu Relay proteksi merupakan alat yang diterapkan untuk melindungi suatu kelengkapan listrik seperti itu motor, generator, maupun trafo. Beberapa kelengkapan tersebut patut diproteksi terhadap gangguan yang mungkin saja dapat terjadi antara lain: short circuit, overload, unbalance, dan lainnya.

 
Apa Itu Relay Proteksi, Metode dan Komponennya


Relay proteksi dalam kelistrikan bekerja seperti saklar automatis dengan mendeteksi gangguan yang terjadi. Seandainya gangguan tersebut timbul, maka relay proteksi akan aktif untuk memutus aliran listrik dengan metode membuka kontak saklar. Relay proteksi mempunyai tipe tipe tipe. Masing masing gangguan memerlukan relay proteksinya tersendiri. Tapi terdapat pula relay yang sanggup menyelesaikan lebih dari 1 gangguan.


Syarat Metode Proteksi


Untuk menjaga keandalan pada suatu metode, terdapat persyaratan maupun kriteria yang patut dimiliki oleh metode proteksi antaralain:


1. Pesat Bereaksi


Relay pasti kencang bekerja jika metode mengalami gangguan. Mulai dari dikala awal mendeteksi gangguan hingga mengaktifkan circuit breaker/contactor untuk membuaka rangkaian listrik. Seandainya relay tak cukup kencang untuk bereaksi, maka kelengkapan listrik dapat mengalami kerusakan terlebih dulu. 


2. Selektifitas dan Diskriminatif


Selektifitas merupakan kemampuan apa itu Relay proteksi untuk mengadakan pengamanan terhadap wilayah yang diproteksi atau area proteksi. Di luar area tersebut relay tak boleh bekerja. Contohnya ini menyangkut koordinasi pengaman dari metode secara keseluruhan. Melalui itu tindakannya akan ideal serta gangguan dapat dieliminir sekecil mungkin. 


Seandainya Relay bisa bekerja dengan sensitifitas yang tinggi, artinya cukup peka terhadap gangguan yang berada pada daerah perlindungannya. Seandainya relay tak cukup peka untuk mendeteksi gangguan, maka hal ini akan mempengaruhi setting proteksi yang akan dipasang.


3. Andal / Reliability


Keandalan relay dihitung sama jumlah kerja relay terhadap jumlah gangguan yang dilalui. Keandalan relay cukup bagus jika mempunyai nilai 90% hingga 99%. Keandalan erat kaitannya sama kebisaan Apa itu relay proteksi berhasil bekerja terhadap gangguan yang terjadi. Semakin yang acap kali timbul merupakan keusangan atau outage yang menyebabkan relay dalam kondisi mal operation. 


4. Kecepatan Operasi


Pemakaian lama arus gangguan yang mengalir, maka kian besar kemungkinan kerusakan pada kelengkapan. Waktu pembebasan gangguan yang tipikal dalam sistemsistem tegangan tinggi merupakan 80 – 140 ms, sehingga memerlukan relay dengan kecepatan yang betul-betul tinggi. 


Kecepatan operasi melibatkan kecepatan operasi relay dan kecepatan CB untuk open, sehingga kadang kala terjadi kelambatan operasi. Manfaat kecepatan operasi merupakan dapat mengurangi kerusakan yang lebih parah pada motor. 


Saat relay proteksi dirasa effisien jika harga dari relay proteksi tak lebih mahal ketimbang harga kelengkapan yang akan dilindungi. (Amat: Bagian tak efektif memasang relay dengan harga mahal untuk melindungi motor dengan harga yang murah) pakai spesifikasi relay yang “cukup” untuk melindungi kelengkapan listrik.


Komponen Relay proteksi


Metode proteksi pada umumnya terdiri dari beberapa unsur antara lain:


1. Sensing element


Sensing element merupakan element pada metode proteksi yang bertujuan untuk mendeteksi parameter pada metode kelistrikan, sensing element dapat berupa Current transformer, Voltage transformer maupun Transducer.


2. Comparison element


Comparison element merupakan element yang terdapat pada Apa itu relay proteksi yang bertujuan untuk membandingi parameter yang diperoleh dengan setting yang dibatasi. 


Artikel Terkait


Seandainya parameter sudah melebihi setting, maka relay akan memberikan sinyal terhadap aktuator untuk bekerja. Amat: Seandainya arus yang dideteksi melebihi arus normal (misal 300% arus normal), maka relay akan memberikan sinyal terhadap circuit breaker/aktuator untuk memutus aliran listrik.


3. Actuating element


Actuating element pada metode proteksi bertujuan untuk memutus rangkaian supaya gangguan dapat diminimalisir imbasnya. Actuating element dapat berupa contactor maupun circuit breaker.

Penutup

Sampai disini saja pembahasan mengenai Apa itu relay proteksi dalam kelistrikan atau alat yang diterapkan untuk melindungi suatu kelengkapan listrik seperti halnya motor, generator, maupun trafo. Semoga artikel ini membantu Anda. Terimakasih

RELATED POSTS

Be the first comentator!

Comment Policy
Emoticon
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
}D
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
$-)
(y)
x-)
(l)
Use of Tag & Image in Comments
Menggunakan PRE (block element)
[pre] ... [/pre]

Menggunakan CODE (block element)
[code] ... [/code]

Memasukkan IMG (gambar)
[img src='...'/]

Catatan:
  • Isi ... pada tag PRE dan CODE dengan kode yang ingin dimasukkan
  • Isi ... pada tag IMG dengan link gambar yang ingin ditampilkan
  • Parse terlebih dahulu kode yang ingin dimasukkan pada tab sebelah kanan (☷), caranya yaitu masukkan kode yang ingin diparse ke dalam box input, lalu hasil parse akan muncul pada box output
HTML Parser
Input:
Output: