Tukang-Listrik.com  - Elektronika Analog ialah bidang elektronika dimana sinyal listrik yang terlibat bersifat kontinue, meskipun bagian yang diterapkan umumnya dinamakan bagian diskrit. Beda misalnya dengan elektronika digital yakni sinyal listrik yang terlibat merupakan sinyal 0 V atau 5 V.
 
Apa Itu Elektronika Analog dan Cara Kerjanya

Berdasarkan ruang lingkupnya, elektronika terbagi menjadi dua ragam, yakni elektronika digital dan analog. Pemakaian cara analog pada kehidupan keseharian yang paling banyak ditemui. Ada lumayan banyak pengaplikasian elektronika analog terhadap kehidupan sehari-hari yang perlu dketahui bersama.
Analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah didalam penyimpanan dan penyebarluasan data. 

Data Analog disebarluaskan via gelombang elekromagnetik secara terus menerus, yang banyak diberi pengaruh oleh elemen ”pengganggu”, sementara data digital yakni merubah data menjadi simpel yakni ”cuma” terdiri dari ”0” dan ”1”.


Sinyal Elektronika Analog


Analog merupakan pelaksanaan pengiriman sinyal dalam wujud gelombang. Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menerapkan telepon, maka bunyi yang dikirimkan melewati jaringan telepon hal yang demikian dilewatkan melewati gelombang. 


Kemudian sstelah itu, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam wujud bunyi, oleh karena itu maka si penerima dapat memperdengarkan apa yang diperkenalkan oleh pembicara lainnya dari komunikasi hal yang sedemikian.


Sinyal elektronika analog merupakan istilah yang diterapkan dalam ilmu teknik  yang secara khusus teknik elektro, teknik informasi, dan teknik kendali, yakni suatu besaran yang berubah dalam waktu ataupun dan dalam ruang, serta yang memiliki segala skor untuk setiap skor waktu dan atau setiap skor ruang. 


Dipakai juga istilah Sinyal Kontinyu, untuk membuktikan jika besaran itu memiliki skor yang kontinyu ataupun tidak terputus. Figur Sinyal Analog yang paling mudah yakni bunyi, seperti pada teknologi telepon ataupun radio konvensional, sinyal gambar (foto) pada kamera konvensional, sinyal video pada TV konvensional.


Data Elektronika Analog


Data pada wujud gelombang yang kontinyu, yang mengirim kabar dengan mengubah karakteristik suatu gelombang. Kedua parameter atau karakteristik secara khusus yang dipunyai oleh isyarat analog yakni amplitude dan frekuensi. 


Gelombang di sinyal analog yang pada dasarnya membentuk gelombang sinus yanag mempunyai 3 variabel dasar, yakni amplitude, frekuensi serta phase.


Amplitudo yaitu ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
Frekuensi yaitu jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan sekon/setik.
Phase ialah besar sudut dari sinyal analog kepada saat tertentu.



Cara Kerja Analog


Data Analog disebarluaskan melewati gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh factor “pengganggu”. Analog adalah wujud komunikasi elektromagnetik yang adalah pelaksanaan pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat variable yang berurutan. 

 

Artikel Terkait


Jadi cara analog yakni suatu wujud cara komunikasi elektromagnetik yang menggantungkan pelaksanaan pengiriman sinyalnya pada gelombang elektromagnetik. Kecepatan gelombang ini disebut dengan Hertz (Hz) yang dievaluasi dalam satuan detik.


Misal dalam satu detik gelombang dikirim sebanyak 2000, maka disebut dengan 2000 Hertz. Kekurangan cara analog ini ialah pengiriman sinyal agak lambat dan sering terjadi error. Hal seperti ini tidak terjadi pada cara digital. Oleh maka ketika ini banyak kelengkapan ataupun aplikasi yang beralih dari cara analog menjadi cara digital.


Cukup sekian uraian mengenai Penjelasan mengenai Elektronika Analog pada dasarnya di dalam komponen kelistrikan ada banyak sekali bagian-bagian penting yang digunakan untuk mempermudah kehidupan kita sebagai makhluk hidup. Semoga penjelasan ini mudah dipahami dan dipelajari sehingga akan bermanfaat. Terimakasih

RELATED POSTS

Be the first comentator!

Comment Policy
Emoticon
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
}D
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
$-)
(y)
x-)
(l)
Use of Tag & Image in Comments
Menggunakan PRE (block element)
[pre] ... [/pre]

Menggunakan CODE (block element)
[code] ... [/code]

Memasukkan IMG (gambar)
[img src='...'/]

Catatan:
  • Isi ... pada tag PRE dan CODE dengan kode yang ingin dimasukkan
  • Isi ... pada tag IMG dengan link gambar yang ingin ditampilkan
  • Parse terlebih dahulu kode yang ingin dimasukkan pada tab sebelah kanan (☷), caranya yaitu masukkan kode yang ingin diparse ke dalam box input, lalu hasil parse akan muncul pada box output
HTML Parser
Input:
Output: